Badan Penjaminan Mutu

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor No:  006/UKDC.0/A.02/SK.R/III/2017, tertanggal 31 Maret 2017 di Universitas Katolik Darma Cendika dibentuk Badan Penjaminan Mutu (BPM). Badan Penjaminan Mutu dipimpin oleh Ketua dan dibantu oleh 2 (dua) orang koordinator bidang. Terdapat 2 (dua) bidang dalam lembaga Badan Penjaminan Mutu (BPM), yaitu Bidang Pengembangan Mutu dan Bidang Monitoring dan Evaluasi Mutu. Secara organisasi, Ketua Badan Penjaminan Mutu bertanggungjawab langsung kepada Rektor.

Badan Penjaminan Mutu (BPM) memiliki tugas dan fungsi melakukan perencanan, monitoring dan evaluasi sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi. Dalam menjalankan fungsinya melakukan monitoring dan evaluasi implementasi sistem penjaminan mutu, Badan Penjaminan Mutu di bantu oleh beberapa auditor mutu.

Mendasarkan pada Peraturan Yayasan No.  1 Tahun 2017  tanggal 15 Agustus 2017 tentang Susunan, Uraian Tugas dan Fungsi Organisasi di Lingkungan Universitas Katolik Darma Cendika, BPM bertugas memantau, mengevaluasi dan melaporkan implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) secara konsisten dan berkelanjutan sebagai pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan.


Adapun fungsi BPM adalah:

  1. mengembangkan sistem penjaminan mutu akademik;
  2. mengembangkan pedoman dan tata cara evaluasi internal
    penjaminan mutu akademik;
  3. mengembangkan instrumen evaluasi internal penjaminan mutu akademik;
  4. menelaah dan menyusun konsep fasilitasi layanan kegiatan perancangan dan aplikasi pembelajaran sesuai dengan arahan dan program kerja yang telah ditetapkan;
  5. menyusun bahan pemantauan dan evaluasi layanan pengembangan strategi dan metode pembelajaran serta layanan kegiatan perancangan dan aplikasi pembelajaran sesuai denan program kerja
    yang telah ditetapkan;
  6. mengevaluasi pengembangan sistem pembelajaran;
  7. merumuskan peningkatan mutu proses pembelajaran;
  8. merumuskan rencana, program, dan anggaran di bidang inovasi
    pembelajaran;
  9. mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan:
      • pengembangan kurikulum;
      • perancangan dan aplikasi pembelajaran;
      • pengembangan produk inovasi pembelajaran;
      • pengembangan strategi dan metode pembelajaan; dan
      • pengembangan bahan ajar;
  10. mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan-kegiatan di bidangnya.