KEWIRAUSAHAAN – POTENSI EKONOMI KREATIF DALAM MASA PANDEMI

Milenial adalah generasi yang menarik untuk disoroti. Perilaku, pola pikir, cara mengatur keuangan hingga etos kerja, menjadi haluan bagi perkembangan ekonomi dan bisnis dalam sebuah negara, termasuk Indonesia. Semangat berwirausaha perlu dikembangkan di kalangan milenial termasuk perguruan tinggi agar dapat menghasilkan generasi cerdas yang mandiri, kreatif, inovatif dan mampu menciptakan berbagai peluang kerja.

Hal itu juga menjadi perhatian Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Surabaya yang menggencarkan program kewirausahaan mahasiswanya. Salah satu programnya adalah lewat webinar yang menampilkan sejumlah wirausahawan sukses. Webinar ini dilaksanakan pada 27 Agustus 2020, saat acara Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru (PKMB) Tahun Angkatan 2020/2021 yang diikuti oleh 180 peserta.    

Dalam Webinar ini, terdapat 2 sesi. Pada sesi pertama webinar dibawakan oleh Bapak Bagus Tri Widiantoro yang merupakan Management Consultant dan Startup Mentor. Webinar ini dibawakan dengan judul “Entrepreneurship For Generation-Z”, yang mengajak para mahasiswa yang sebagian besar merupakan generasi-z untuk mempunyai jiwa entrepreneurship dan memiliki semangat dalam menciptakan lapangan kerja sendiri. Beliau mengatakan bahwa menurut data Badan Pusat Statistik bulan Agustus 2019, sebanyak 7,05 juta penduduk Indonesia merupakan pengangguran. Bapak Bagus juga menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur dibutuhkan minat atau sesuatu yang disukai yang nantinya dari minat tersebut muncul sebuah ide yang dapat menghasilkan sebuah produk atau jasa yang baru dan menarik.

Pada sesi kedua, webinar dengan judul “Entrepreneurship in Economic Crisis Condition” dibawakan oleh Bapak Kevin Chrismanto Nugroho W, S.E., S.H., yang merupakan Operational Director Perusahaan Kaleng Raya. Beliau mengatakan bahwa setiap orang mempunyai 6 kekuatan dalam menjadi seorang entrepreneur. Beliau menjelaskan 6 kekuatan tersebut antara lain adalah Opportunity (peluang), Persistence (kegigihan), Creativity (kreatifitas), Efficiency (efisiensi), Efficacy (keberuntungan), dan Connecthink (Connection and Think) (koneksi dan berpikir bisnis yang akan diciptakan dengan koneksi yang kita miliki). Satu hal yang beliau ingatkan untuk menjadi seorang entrepreneur, yaitu “Opportunity Won’t Come Twice. Time is Running and Never Stop. Start Something, Stop Complaining”, bahwa peluang tidak akan datang dua kali dan waktu tidak akan berhenti, jadi lakukan seuatu dan berhenti untuk mengeluh. Dengan adanya webinar ini, diharapkan dapat menjadi semangat, ajakan dan gambaran bagi mahasiswa Universitas Katolik Darma Cendika untuk menjadi seorang entrepreneur dan yang paling penting adalah mempunyai jiwa entrepreneur sejak diniagar para mahasiswa berani dalam mengembangakan ide dan inovatif yang mereka miliki. Diharapkan juga bahwa UKDC dapat menjadi wadah sebagai pengembangan inovasi yang mereka miliki.